Meriahnya Acara Java Scooter Rendezvous X 2016 Sentul

Yuk, mengintip meriahnya acara JSR X 2016 di Sentul!

Memilih Warna Tas Agar Serasi Dengan Busana

Jangan salah pilih warna tas kalau tidak mau terlihat aneh.

Mujiyono; Dari Tukang Bakso Hingga Pekerja Bangunan

Siapa Pak Mujiyono? Ada apa dengan beliau?

Si Tua yang Perkasa

Yuk intip Vespa klasik ini.

Cara Mudah Merawat Sepatu Kusam

Formen mempersembahkan tips dan trik merawat sepatu agar tetap awet.

Selasa, 14 Juni 2016

Masjid Ar-Fachruddin, Simbol Kebanggan UMM


Jakarta - Masjid kampus tak lagi jadi fasilitas pelengkap semata, tapi justru sebagai bagian penting dan penegas identitas yang membanggakan. Dalam konteks ini, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan contoh penting, karena memiliki Masjid AR-Fachruddin yang sangat megah, bahkan disebut-sebut sebagai masjid kampus terbesar di Asia Tenggara.

Pembangunan masjid ini memakan waktu 23 bulan, terhitung sejak November 1994 sampai dengan September 1996 dan pada 1998 diresmikan oleh Presiden B. J. Habibie. Luas bangunan 14.834,70 meter persegi.

Ide bangunan masjid ini datang dari Malik Fadjar yang saat itu menjabat sebagai rektor UMM. Sebagai langkah awal dirumuskan misi, visi, fungsi arsitektur dan lokasi masjid di komplek kampus terpadu. Pembangunan masjid ini melibatkan tim perencanaan dan pembangunan masjid dan dinahkodai oleh Ir. Lukito Prasetyo.

Arsitektur masjid memadukan berbagai unsur kebudayaan, diantaranya kebudayaan Jawa, Arab dan modern. Kebudayaan Jawa ditandai cungkup di ujung masing-masing kubah. Berbagai bentuk ornamen dan pilarnya dibuat dengan gaya modern yang menggambarkan semangat modernitas dalam menampilkan ajaran Islam. Pilar-pilar yang kokoh ke dalam dan menjulang tinggi mengambarkan bangunan tauhid yang menghujam. Sementara kubah dan ornamen lainnya menggambarkan buah dan daunnya yakni amal shaleh.

Pembangunan masjid ini, kabarnya, menghabiskan dana sekitar Rp 6 milyar. Dibangunnya masjid ini sekaligus membawa cita-cita untuk mewujudkan sarjana yang berkualitas pikir sekaligus berkualitas dzikir. Keberadaan masjid Ar-Fachruddin itu pun diharapkan dapat memberi kontribusi riil dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

Misi masjid ini tercermin dalam penentuan lokasi dan arsitektur masjid. Lokasi masjid sengaja dipilih pada barisan terdepan dari seluruh bangunan kampus, dekat dengan jalan raya, sehingga terbuka bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan masjid ini sebagai tempat beribadah.

Oleh Rizky Agustian

Agung Mulyawan: Cedera yang Membawa Berkah

Formen Magazine - Muda, gigih, pantang menyerah; itulah sifat-sifat yang dapat menggambarkan Agung Mulyawan. Di usianya yang masih terbilang muda, ragam prestasi olahraga tingkat nasional dan daerah dari cabang Atletik, Tae Kwon Do, dan Futsal sudah ia sematkan kala menjadi atlet maupun sebagai pelatih.

Bakat keolahragaan pria alumni SMA Negeri 3 Bogor dan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Jakarta ini mulai tercium sejak duduk di bangku salah satu Sekolah Menengah Pertama di kota Bogor. 

Pria yang akrab disapa Agung ini, sudah bisa menunjukkan potensinya dalam bidang olahraga. Tak pelak, bakatnya dilirik guru olahraga sekolahnya yang saat itu juga menjabat sebagai pelatih kepala tim Atletik kota Bogor.

Kekonsistensian dan ketekunannya dalam berlatih membuahkan hasil. Pasalnya, di tahun yang sama, ia berhasil meraih medali emas kejuaraan Atletik cabang Lari Cepat 100 m tingkat usia 13-15 tahun se-kota Bogor.

Makin tua, makin jadi. Pepatah klasik tersebut pantas disematkan dalam diri Agung. Ragam prestasi menghampiri ketika ia masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Adapun prestasi yang ia raih, antara lain medali perak kejuaraan Atletik Sirkuit Jawa-Bali cabang Lompat Jauh, medali emas kejuaraan Tae Kwon Do Antarperguruan se-kota Bogor, dan juara dua kejuaraan Futsal Pelajar se-Kota Bogor. Semuanya ia capai di tahun 2007. Tak sampai di situ, pada tahun 2008, Agung juga menuai banyak prestasi, di antaranya, medali perak Atletik cabang Lompat Jauh POPDA Jabar dan kembali meraih juara dua di kejuaraan Futsal Pelajar se-kota Bogor.

Saat masuk ke jenjang perkuliahan, cedera Hamstring menimpa Agung. Bukan Agung namanya jika menyerah begitu saja, keteguhannya dalam melewati masa-masa sulit membuahkan hasil.

“Saat kena Hamstring, Alhamdulillah, medali perak kejuaraan Atletik POMNAS Palembang cabang Lari Estafet 4 x 100 m tahun 2009 dan medali perak kejurnas PPLM Riau cabang Lari Estafet 4 x 100 m tahun 2010 sampai di tangan,” ujar pria yang tahun ini menginjak usia 26 tahun.

Akhir tahun 2011, Agung memutuskan untuk pensiun dari karirnya di bidang Atletik akibat badai cedera yang menimpanya.

Kini, imbas dari prestasinya yang menggunung, Agung menjabat sebagai asisten pelatih kepala PB PASI (Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, red.) yang kala itu sedang mempersiapkan perwakilan altletnya untuk mengikuti ajang Sea Games 2015 di Singapura. Tim asuhan Agung berhasil membawa pulang empat medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.



“Setelah pensiun, perwakilan PB PASI meminta saya untuk menjadi asisten pelatih Bapak Wita Witarsa, sampai sekarang. Sekarang sih lagi fokus PON Jabar 2016, Sea Games 2017 di Malaysia, dan ASIAN Games 2018 di Indonesia,” ujarnya.

Oleh Rizky Agustian

Senin, 06 Juni 2016

Cara Mudah Merawat Sepatu Kusam


Formen  News -  Jakarta, Kini memperindah kembali sepatu kusam tidak lagi merepotkan. Cukup dengan mengeluarkan kocek 30 ribu rupiah, kalian bisa mencuci sepatu dengan mudah dan cepat, tidak membuang buang waktu.

Bertempat di Aparttemen Kalibata City, Lt Dasar, Kalibata, Jakarta Selatan, kalian bisa menemukan counter “white shoes” reparasi sepatu modern kini.

Tidak hanya mencuci sepatu, di tempat ini kalian bisa service sepatu, seperti sol sepatu, reglue shoes, repair shoes (pewarnaan), dan water prof shoes.

Harga yang ditawarkan cukup tentantif, untuk sol sepatu dikenakan 20 ribu rupiah, reglue 30 ribu rupiah, dan repair 150 ribu rupiah untuk bahan kanfas, 250 ribu rupiah untuk untuk kalp bergerudu kulit, tergantung komponen apa saja yang diperlukan dalam reparasi sepatu yang kalian inginkan.





Saat ditemui Formen-News, pemilik sekaligus pekerja usaha reparasi sepatu, Ahmad Rifadi atau Pay (32), memberikan tips juga bagi kalian yang ingin tahu, bahan apa saja yang digunakan dan tata cara merawat sepatu.

Menurut Pay, Air menjadi objek yang sangat dihindari dalam proses merawat sepatu. Biasanya, jika kalian mencuci sepatu, pastinya menggunakan air untuk pembilasan dan membutuhkan matahari untuk pengering.

“Saya menggunakan cairan (bright premium 8+ shoes cleanner), harga  satu botol ukuran 150 ml 100 ribu rupiah, untuk pencucian 5 pasang sepatu. Digunakan 30ml per sepasang sepatu, cairan ini juga, gak perlu menggunakan air, bagi bahan si sepatu, air hanya bagian pembilas. Cukup oleskan pada sepatu, gosok hingga berbuih lalu keringkan dengan kipas angin” menurut Pay Kalibata City, Kalibata, Jakarta Selatan, (30/4). (*/xco)



Kamis, 21 April 2016

13 Tahun Menjadi Teknisi Vespa




JAKARTA, FORMEN - Banyak pengguna vespa menjadi alasan pria asal tegal itu membuka bengkel vespa di Jalan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan. (16/4/2016).
Teknisi menjadi salah aktor penting untuk memperbaikan kerusakan motor dalam jenis apapun “saya dulu biasanya menerima service semua motor, tapi sekarang khusus vespa saja. Ujar Fatur (34 thn).

Pria yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia otomotif sekitar 13 tahun, memiliki peran yang cukup penting untuk para penggemar vespa “iya, bengkel saya selalui ramai dikunjungi penggemar vespa dari pagi sampai sore, biasanya anak-anak kumpul pada sore hari”.     

Jasa service yang dipatok tidak terlampau mahal, biasnya bang fatur menyediakan tempat untuk jasa service, ganti oli, memasang aksesoris dll. “service disini satu motor dipatok dengan harga 50-70 ribu tergantung beratnya kerusakan motor itu” ujar pria 34 tahun. Selama saya membuka bengkel sampai saat ini tidak ada yang mengeluh secara berlebihan. (bams).

Bexter; Barber Shop Pilihan Keluarga

Oleh: Sukma Muhammad Nur

TANGERANG - FORMEN, maraknya persaingan barbershop di masyarakat semakin sengit. tak hayal banyak barbershop hadir dengan konsep yang baru, Contoh nya seperti bexter barbershop ini. Mereka mengusung tema family dalam barbershopnya. Karena tidak di khususnya untuk kalangan muda saja. Bexter sudah mempunyai tiga cabang, yaitu di depok, cikupa tangerang, Makassar dan pusat nya ada di pamulang tepatnya di Jl. Doctor Setia Budi No.75, Pamulang Tim, Pamulang, kota Tangerang Selatan, Banten, Indonesia.

Untuk biaya cukur rambut di kenakan 35K sekali potong plus di olesin pomade biar makin kece. Banyak pelanggan yang puas dengan potongan rambutnya dan kinerja tukang cukur rambutnya. “Tukang cukur di bexter barbershop sendiri di datangkan dari garut. Sebelum mereka di terima jadi tukang cukur rambut, mereka di tes dahulu dan jika para pelanggan puas maka tukang cukur rambut itu di terima kerja di bexter, ujar taher  salah satu pendiri bexter”.


Selain menerima jasa cukur, dexter juga menjual produk-produk pomade pilihan seperti Prof Pomade, Lucky 99 Pomade, dappers Pomade, Nu Nile Pomade dan banyak lainnya. Bexter buka setiap hari dari jam 10AM-10.30PM. “jadi yang ingin rambutnya rapi dan klimis silahkan datang ke bexter barbershop, tutup taher”.

Memilih Warna Tas Agar Serasi Dengan Busana

Oleh: Zulfikar Ali Husein


JAKARTA - FORMEN, Tas menjadi aksesoris yang juga tempat untuk menyimpan barang untuk berpergian, tetapi jika warna tasnya tak sesuai dengan pakaian kita akan terlihat jelek. Maka dari itu membeli tas jangan hanya sekedar menghamburkan uang, karena tidak sesuai pada pemakaian sehari-hari.

Yap, secara keseluruhan memang pria akan nyaman dengan yang dipakai. Tetapi harus pula memerhatikan kesesuaian agar tampil lebih menawan. Maka dari itu Dailymanly pada akun instagramnya mempublikasi bagaimana memilih tas jika budget hanya mencukupi untuk membeli satu tas.

“Jika budget-mu hanya cukup untuk membeli satu tas, hal petama yang kamu pikirkan adalah ukuran. Breakdown segala hal yang kamu bawa dan seberapa sering kamu membawanya. Kedua adalah warna pakaian yang sering kamu pakai, sehingga kamu bisa memutuskan warna tas agar match. Dan untuk desainnya, style pribadimu yang akan mendiktemu tentang jenis tas yang cocok untukmu.”

Jadi penyesuaian itu penting untuk terlihatnya pakaian yang dikenakan, sehingga tidak menutup kemungkinan jika asal saja dalam berpakaian akan terlihat aneh.

Daerah Tebet, Surganya Belanja Pakaian Distro Anak Muda

Oleh: Hatijah

JAKARTA - FORMEN, Jika Bandung memiliki sentra bisnis Mode terkemuka di Jalan Riau, lantas bagaimana dengan di Jakarta? Weits jangan salah, ternyata di kawasan daerah Jakarta juga ada koq tempat yang kurang lebih hampir sama mirip dengan toko mode yang ada di kota kembang tersebut.

Tepatnya di jalan Tebet Raya, untuk menemukan lokasinya juga terbilang mudah dan gampang di capai dengan transportasi apapun, patokanya beradatepatbersebelahandenganSekolah SMP 115 atau yang lebihdikenalSmabel.Memangbisadibilangdayatarikkawasaniniadalahposisinya yang cukupmenterenguntuk di lihatdandilewatiolehsiapapun, di jalaniniterdapatbanyaksekalitokoGrosirKaosDistromurah yang di tujukansebagianbesaruntukparakawulamuda, tetapijangankhawatirsoalmasalahpilihan, gakmeluluuntukanakmudakoq. Ada jugajejeranbutik fashion yang menawarkananekabarang mode terbarudan paling up to date di tokomereka, di tawarkandenganharga yang cukupkompetitifdankualitas yang tergolongbagus, banyak orang Jakarta yang memilihkawasaninisebagaitempat hunting baju-bajuunikberkualitas import.


Di kawasanini pun gakmeluluhanya di penuhiolehtokobajudanbutiksaja, bisadibilangkawasaninijugadilengkapiolehpuluhanrestodanwarungmakanankhasanakmuda.Mulaidari yang tiperestohinggajajananpinggirjalan pun tersediadisni, jadibisadibilangkawasaninisebagaisalahsatuduplikatnyajalanriau di kotabandung..Tertarik?Cobasaja main kesini :D